Kab Tangerang, perisaitangerang
com – Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, Kecamatan Cikupa menggelar rangkaian kegiatan pelatihan UMKM, pelatihan kewirausahaan, serta festival bazar UMKM se-Kecamatan Cikupa. Acara ini digelar di Aula dan halaman Kantor Kecamatan Cikupa, Kemarin.
Camat Cikupa, Supriyadi, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis desa dan kelurahan.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat agar kesejahteraannya terjamin, kualitas hidup meningkat, dan Kecamatan Cikupa menjadi lebih sejahtera,” ungkap Supriyadi, dikutip Wartawan, Kamis (29/5/25).
Dalam kegiatan ini, peserta pelatihan berasal dari 12 desa dan 2 kelurahan di wilayah Kecamatan Cikupa. Masing-masing mengirimkan dua perwakilan, sehingga total ada 28 peserta yang mengikuti pelatihan. Mereka dibekali keterampilan pemanfaatan teknologi dan informasi untuk pengembangan usaha di era digital.
“Selain pelatihan, para pelaku UMKM juga mengisi festival bazar. Kami ajak mereka berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar wirausaha, terutama yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini,” jelasnya.
Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tangerang, Aden Lukman Nurhakim, yang hadir sebagai narasumber, menegaskan pentingnya digitalisasi bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing dan tumbuh di era modern.
“Digitalisasi seperti sistem pemesanan daring (delivery order) dan pembayaran digital dapat meningkatkan efisiensi usaha. Ini juga mendukung pemasaran dan mengurangi penggunaan kertas,” ujar Aden.
Ia juga menyoroti pentingnya pengemasan (packaging) produk. Menurutnya, kualitas produk UMKM sudah cukup baik, tetapi kemasan perlu ditingkatkan agar lebih menarik dan memiliki daya saing.
“Pemerintah perlu memfasilitasi pelaku UMKM dalam promosi, pelatihan packaging, dan publikasi. Dengan kolaborasi bersama organisasi seperti HIPMI, kami juga siap membantu dalam pembuatan merek dan legalitas usaha,” tandasnya.
Aden berharap, melalui pelatihan dan kolaborasi lintas sektor, UMKM di Kabupaten Tangerang bisa lebih inovatif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (fit/dam)