Kab. Tangerang, perisaitangerang.com – Tokoh masyarakat Tangerang Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, H. Deden Syuqron, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Tabuh Bedug yang digelar rutin setiap tahun oleh masyarakat Kecamatan Teluknaga. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pelestarian budaya dan penguatan silaturahmi antar warga.
Ia menilai Festival Tabuh Bedug mampu menginspirasi kreativitas masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya bernuansa religius yang menjadi bagian dari warisan bangsa.
“Festival seperti ini mestinya dapat direplikasi di berbagai kecamatan. Kegiatannya sangat positif, menjadi ajang silaturahmi antar musala, antar masjid, dan antar warga,” ujar Deden, kepada Wartawan dikutip Senin (1/6/2026)
BACA JUGA :
Pria yang juga menjabat sebagai Penasehat Hukum Pemerintah Kabupaten Tangerang itu mengaku akan mengusulkan kepada pemerintah daerah agar Festival Tabuh Bedug dapat diselenggarakan secara rutin di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.
“Saya berharap ke depan festival ini bisa ditingkatkan. Selain digelar setiap tahun di setiap tingkat kecamatan, juga ada Festival Tabuh Bedug tingkat Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali,” tuturnya.
Menurut Deden, konsep tersebut dapat menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi para peserta terbaik dari masing-masing kecamatan untuk tampil di tingkat kabupaten.
“Jadi saya akan mengusulkan agar Festival Tabuh Bedug digelar setiap tahun di tingkat kecamatan, kemudian setiap dua tahun sekali dilaksanakan festival tingkat Kabupaten Tangerang,” katanya.
Ia menambahkan, Festival Tabuh Bedug perlu terus dilestarikan sebagai salah satu kegiatan keagamaan yang mampu membangun kreativitas generasi muda. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak harus selalu berfokus pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), tetapi juga dapat dikembangkan melalui seni budaya Islami yang sarat nilai kebersamaan.
“Peserta yang menjadi juara di tingkat kecamatan nantinya bisa diuji kembali kemampuannya di tingkat kabupaten. Dengan begitu, tradisi tabuh bedug tetap hidup dan berkembang,” jelasnya.
BACA JUGA :
Deden berharap selama masa kepemimpinan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, sedikitnya dapat terselenggara dua kali Festival Tabuh Bedug tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten. Ia juga mengusulkan agar para pemenang memperoleh trofi langsung dari kepala daerah sebagai bentuk apresiasi atas pelestarian budaya dan syiar Islam.
“Mudah-mudahan usulan ini dapat terwujud dan ke depannya Festival Tabuh Bedug Kabupaten Tangerang bisa berkembang hingga tingkat Provinsi Banten,” pungkasnya. (rik/dam)