SKILL-UP 2026, Kolaborasi Global Institute dan AIESEC Cetak Generasi Berdaya Saing Global

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global (Global Institute) berkolaborasi dengan AIESEC in President University menyelenggarakan program SKILL-UP 2026 sebagai upaya membentuk generasi muda yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.

Program tersebut menghadirkan Exchange Participant (EP) Volunteer asal Australia, Toby P. Amoore, mahasiswa dari University of Melbourne. Kehadirannya memberikan perspektif lintas budaya serta wawasan mengenai tantangan ekonomi global dan kesiapan memasuki dunia profesional.

Dalam sesi edukatif, Toby membawakan materi Sustainable Development Goals (SDGs) 8: Decent Work and Economic Growth. Materi tersebut menyoroti pentingnya pertumbuhan ekonomi inklusif dan penciptaan pekerjaan layak sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga penguatan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi tim, dan pemecahan masalah, serta hard skills yang relevan dengan kebutuhan industri.

Puncak kegiatan digelar pada Jumat (13/2/2026) melalui Career Panel Session yang menghadirkan PT Nusantara Compnet Integrator sebagai narasumber industri. Peserta mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan kompetensi di era transformasi digital serta peluang karier bagi generasi muda.

Sebanyak 120 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut. Toby juga berbagi pengalaman selama menjalani program volunteer di Indonesia, termasuk pembelajaran lintas budaya dan pengembangan kepemimpinan global.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara budaya bertajuk Meet in Exchange (MIX) pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan pertunjukan seni dan lima booth budaya yang merepresentasikan Banten, DKI Jakarta, Aceh, Nusa Tenggara Barat, serta Australia. Setiap booth menampilkan makanan khas, minuman tradisional, suvenir, dan permainan interaktif.

Melalui SKILL-UP 2026, kampus Global Institute menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring internasional serta menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan global. Program tersebut diharapkan menjadi awal kerja sama berkelanjutan dalam memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja modern. (dam)