Resmi! Ratu Zakiyah dan Najib Hamas Pimpin Kabupaten Serang

Serang, perisaitangerang.com – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi melantik Ratu Rachmatuzakiyah dan Muhammad Najib Hamas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang untuk masa jabatan 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (27/5/2025).

Pelantikan ini berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-2317 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Serang hasil Pilkada Serentak 2024. Dalam kesempatan itu juga dilakukan serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya sesuai SK Mendagri Nomor 100.2.1.3-2316.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menyampaikan selamat kepada pasangan terpilih dan mengingatkan pentingnya menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menekankan pesan Presiden RI Prabowo Subianto agar kepala daerah fokus pada pelayanan dasar serta selalu hadir di tengah masyarakat untuk melayani, bukan dilayani.

“Gubernur mewakili Pemerintah Pusat di daerah memiliki kewenangan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kabupaten/kota. Maka, pelayanan dasar harus jadi prioritas,” tegas Andra Soni.

Ia juga meminta Pemkab Serang mengoptimalkan pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, permukiman, ketertiban, dan kesejahteraan sosial. Pemkab juga diminta mendukung program Asta Cita Presiden seperti makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan sekolah unggul, serta peningkatan kesejahteraan guru, dosen, dan tenaga kesehatan.

Tak hanya itu, delapan program prioritas Provinsi Banten juga harus diimplementasikan. Mulai dari pembangunan infrastruktur (Banten Bagus), layanan kesehatan (Banten Sehat), pendidikan gratis SMA/SMK (Banten Cerdas), hingga tata kelola pemerintahan antikorupsi (Banten Melayani).

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Zakiyah menyampaikan permohonan doa restu kepada masyarakat agar seluruh program dapat berjalan lancar. Ia berkomitmen memberikan pelayanan dasar yang maksimal dan memastikan program bantuan untuk guru ngaji, madrasah, serta kader Posyandu tetap berjalan.

“Mereka adalah garda terdepan yang harus kita perhatikan,” ujarnya. (wis/mas/dam)

Photo: Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *