Peringati HPSN, Sekda Tangerang Soma Atmaja Dorong Aksi Bersih dan Berkelanjutan

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menghadiri sekaligus membuka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang digelar di Kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Kecamatan Mauk, Senin (02/02/2026).

Pada kesempatan tersebut, Soma menegaskan pentingnya komitmen bersama dan aksi nyata seluruh pihak—mulai dari pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat, khususnya generasi muda—dalam penanganan sampah demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

“Persoalan sampah adalah persoalan bersama yang membutuhkan kepedulian, komitmen, dan aksi nyata secara kolektif, baik pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, maupun masyarakat, khususnya generasi muda, secara berkelanjutan. Sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelestarian lingkungan, dan masa depan generasi yang akan datang,” ujar Soma.

Menurutnya, wilayah pesisir seperti Kecamatan Mauk memiliki peran strategis sekaligus tantangan tersendiri. Sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi bermuara ke laut, merusak ekosistem pesisir, mengancam biota laut, serta berdampak pada mata pencaharian masyarakat nelayan.

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan HPSN sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi dan aksi nyata dalam menjaga serta melestarikan wilayah pesisir secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lingkungan demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih, hijau, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir,” katanya.

Lebih lanjut, Soma menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong penanganan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan HPSN yang diisi dengan berbagai aksi lingkungan, seperti bersih pantai, penanaman mangrove, serta pelepasan mimi sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem pesisir.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan menjaga lingkungan pesisir agar ekosistemnya tetap lestari dan memberikan manfaat berkelanjutan,” pungkasnya. (fit/dam)