Maulid di Ciledug, Gubernur Andra Soni Ungkap Fokus Pembangunan

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Larangan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (14/11/2025) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi atas undangan sekaligus memaparkan sejumlah program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Andra Soni mengungkapkan rasa haru dapat hadir di tengah masyarakat Larangan yang menurutnya memiliki kedekatan emosional dengan dirinya.

“Di sini baru terasa kalau saya akamsi, anak kampung sini. Terima kasih atas undangan yang disampaikan kepada saya, Alhamdulillah hari ini saya bisa bersama-sama mengikuti Maulid Nabi Muhammad,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa peringatan maulid merupakan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, seperti kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian sosial. Ia juga memberikan apresiasi kepada ulama dan tokoh masyarakat yang selama ini berperan menjaga kondusivitas serta memperkuat pembinaan keagamaan di Provinsi Banten.

Lebih lanjut, Andra Soni menuturkan bahwa Pemprov Banten saat ini fokus pada pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga pembangunan infrastruktur.

Ia menyoroti salah satu program prioritas, yakni Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di wilayah perdesaan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi.

“Saya banyak bekerja membangun jalan-jalan kampung, jalan-jalan desa di wilayah Lebak, Pandeglang, dan sebagian Kabupaten Serang. Alhamdulillah, mudah-mudahan ini bermanfaat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta, serta menyalurkan bantuan dari UPZ BAZNAS berupa santunan kepada tiga penjaga masjid, sepuluh guru ngaji, dan 200 paket sembako untuk masyarakat setempat. (rik/mas/dam)