Agus Fatoni Dinilai Berhasil Dorong Tata Kelola Pemerintahan Daerah Berbasis Digital

Jakarta, perisaitangerang.com – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Agus Fatoni, menerima penghargaan Digital Innovation Award 2026 (DIA 2026) yang diselenggarakan oleh iNews Media Group di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, dedikasi, dan inovasi Agus Fatoni dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik di bidang pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, penghargaan juga diberikan atas upayanya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang modern, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu inovasi yang dikembangkan ialah penguatan implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan Satu Data Indonesia dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Selain SIPD, digitalisasi pelayanan publik juga dilakukan melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintahan Daerah (ETPD), penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), digitalisasi pelayanan pajak dan retribusi daerah, pengembangan layanan Badan Usaha Milik Daerah melalui e-BUMD, Badan Layanan Umum Daerah melalui e-BLUD, pengelolaan Barang Milik Daerah melalui e-BMD, hingga penerapan e-Evaluasi dalam pelaksanaan evaluasi APBD.

Dalam keterangannya, Agus Fatoni mengatakan transformasi digital menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurut dia, melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan layanan yang terintegrasi dan berbasis data.

Fatoni menegaskan keberadaan SIPD memungkinkan pemerintah daerah tidak perlu lagi membuat banyak aplikasi yang terpisah karena berbagai sistem telah terintegrasi di dalamnya.

“Dengan SIPD semua data mengalir dan menjadi satu kesatuan, sehingga memudahkan dalam pemanfaatan data, melakukan analisa, kajian dan mengambil kebijakan,” ujar Fatoni, dikutip Wartawan, Kamis (28/5/2026)

Ia menambahkan, transformasi digital merupakan langkah strategis untuk menciptakan pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Transformasi digital bukan hanya kebutuhan, tetapi menjadi langkah strategis untuk menciptakan pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, berbagai langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memperkuat integrasi data dan sistem pemerintahan daerah secara nasional.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang adaptif, modern, dan berdaya saing.

Penghargaan dari iNews Media Group tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. (ris/dam)