Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mencatat realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 mencapai 38,60 persen atau sebesar Rp2,12 triliun hingga akhir Semester I. Capaian tersebut dinilai menunjukkan perkembangan positif dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan percepatan realisasi anggaran terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Seluruh perangkat daerah diminta segera menyelesaikan berbagai kendala agar pelaksanaan program tidak mengalami hambatan.
“Kami dalam rapat evaluasi kewilayahan yang dihadiri semua sektor menyampaikan agar melalukan percepatan realisasi anggaran dan kegiatannya, kalau ada kendala-kendala akan langsung dikoordinasikan sehingga target pembangunan dan pelayanan publik yang berjalan tidak terhambat,” ujar Sachrudin usai Rapat Evaluasi Kewilayahan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (14/7/2026).
Berdasarkan data Pemkot Tangerang, realisasi penyerapan APBD sebesar Rp2,12 triliun terdiri atas belanja nonpengadaan sebesar Rp1,31 triliun atau 53,83 persen, serta belanja pengadaan sebesar Rp819,5 miliar atau 26,58 persen. Anggaran tersebut mencakup pengadaan melalui swakelola, pekerjaan konstruksi, pengadaan barang, jasa konsultansi, dan jasa lainnya.
“Saat ini realisasi penyerapannya sudah mencapai 38,60 persen, capaian ini kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada bulan yang sama sudah ada peningkatan tentunya,” tambahnya.
Selain mendorong percepatan realisasi anggaran, Pemkot Tangerang juga menegaskan komitmennya untuk menerapkan tata kelola keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna mendukung kualitas pembangunan serta pelayanan publik. (mas/dam)