Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Dinas Pendidikan (Dindik) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tangerang memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap peluncuran Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Dharma Indonesia (UNDHI).
Peluncuran tersebut digelar bersamaan dengan Seminar Pendidikan bertema “Optimalisasi Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran” di Aula Dharma, Lantai 4 Kampus UNDHI, Jalan Raya Serang Km 18, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Sabtu (28/6/25).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, H. Dadan Gandana, melalui Sekretaris Dindik, Agus Supriatna, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas langkah UNDHI dalam memperkuat kualitas tenaga pendidik di wilayah Tangerang khususnya, umumnya di wilayah Banten.
“Kami mengapresiasi UNDHI yang telah berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam menyiapkan guru-guru yang berkualitas dan kompeten. Kehadiran Prodi PGSD ini sangat strategis untuk mencetak guru yang siap terjun ke masyarakat dan berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ungkap Agus Supriatna di Kampus UNDHI usai mengahadiri kegiatan tersebut.
Baca Juga :
Ia menambahkan bahwa seminar pendidikan yang diselenggarakan UNDHI juga turut membuka wawasan dan mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
“Seminar ini menjadi ruang diskusi penting bagi guru dan calon guru untuk memperluas pengetahuan, khususnya dalam penerapan digitalisasi pembelajaran. Penggunaan teknologi diharapkan dapat memicu semangat belajar siswa dan mendorong peningkatan prestasi mereka,” tambahnya.
Agus juga mengungkapkan bahwa sekitar 30–40 persen guru di Kabupaten Tangerang masih belum memenuhi kualifikasi S1 atau tidak linier dengan bidang ajarnya. Kehadiran Prodi PGSD UNDHI akan sangat membantu Pemkab Tangerang dalam mengatasi persoalan tersebut.
“Kedepan, kami akan menjalin kerja sama dengan UNDHI. Juga mendorong mitra Dindik seperti PGRI, Dewan Pendidikan, dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) agar mendorong para tenaga pendidik, baik negeri maupun swasta, meningkatkan kompetensinya melalui UNDHI,” bebernya.
Menurut Agus, UNDHI dinilai memiliki lokasi strategis, akses yang mudah, dan dekat dengan pusat pemerintahan, sehingga berpotensi menjadi pusat peningkatan mutu guru di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Pak Bupati Maesyal Rasyid dan Ibu Wabup Intan Nurul Hikmah sangat peduli terhadap dunia pendidikan. UNDHI sudah merespons itu dengan menyediakan akses pendidikan guru yang berkualitas, selaras dengan program beasiswa dan sekolah gratis dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua PGRI Kabupaten Tangerang, Cucu Saefullah, melalui Wakil Sekretaris Edi Cahyadinata, menyambut baik kehadiran Prodi PGSD UNDHI dan pelaksanaan seminar pendidikan.
“Kami dari PGRI sangat mengapresiasi dan mendukung penuh launching Prodi PGSD UNDHI. Ini adalah langkah nyata mencetak guru-guru yang akan mencerdaskan anak-anak bangsa,” kata Edi.
Ia menegaskan bahwa perkuliahan di UNDHI harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, bukan semata untuk mengejar ijazah, tapi untuk membekali calon guru dengan ilmu dan keterampilan yang memadai.
“Ijazah bukan tujuan akhir. Yang dibutuhkan adalah kompetensi. Jika seorang guru hanya memiliki ijazah tanpa keahlian, itu bisa berdampak buruk, baik bagi dirinya maupun bagi muridnya,” ujarnya.
Baca Juga :
PGRI berharap kehadiran Prodi PGSD UNDHI dapat menjadi jembatan dalam menciptakan guru-guru yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter, dan mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini.
“Kami harap UNDHI mampu mencetak guru-guru yang tak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam karakter. Karena itulah yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan kita hari ini,” tutup Edi. (fit/dam)