Pandeglang, perisaitangerang.com – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Banten di Jalan Ciomas, Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.
Pembangunan tersebut menandai dimulainya konstruksi dua unit Sekolah Rakyat tingkat SMA di Provinsi Banten, masing-masing berlokasi di Desa Koranji, Kabupaten Pandeglang, dan Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Proyek ini ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
“Kami mewakili masyarakat Banten mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah meluncurkan program Sekolah Rakyat. Di Provinsi Banten dialokasikan empat Sekolah Rakyat, terdiri dari dua tingkat SMA dan dua sekolah terintegrasi,” ujar Andra Soni, dikutip wartwan, Selasa (13/1/26).
Ia menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden RI terkait penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), serta Asta Cita keenam yang menekankan pembangunan dari desa.
“Kami meyakini program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat untuk memperoleh pendidikan yang layak. Sekolah Rakyat akan menjadi pusat pendidikan dengan fasilitas yang baik, nyaman, dan aman bagi peserta didik,” tegasnya.
Menurut Andra, pendidikan merupakan instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen mengawal pembangunan Sekolah Rakyat agar berjalan sesuai target.
“Pemprov Banten akan terus berkoordinasi agar pembangunan selesai tepat waktu, sekaligus menyiapkan dukungan fasilitas penunjang,” katanya.
Untuk mendukung akses menuju fasilitas pendidikan, Pemprov Banten juga melakukan intervensi infrastruktur melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Saat ini, program tersebut dilaksanakan di 61 titik jalan desa.
Andra Soni menyebut, sejumlah program aksi cepat pemerintah pusat telah memberikan dampak langsung bagi masyarakat Banten, mulai dari percepatan swasembada pangan hingga Program Makan Bergizi Gratis yang penerima manfaatnya telah mencapai lebih dari dua juta orang.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Andra Soni juga membahas rencana pelebaran Jalan Raya Serang–Pandeglang bersama Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Banten Kementerian PUPR. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan akses menuju Banten International Stadium (BIS).
“Stadion berkapasitas sekitar 30 ribu penonton ini belum optimal digunakan karena keterbatasan akses jalan. Pelebaran Jalan Raya Serang–Pandeglang menjadi kebutuhan strategis,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah pusat dapat mendukung rencana tersebut, terlebih Provinsi Banten tengah mempersiapkan diri untuk mengajukan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kami ingin stadion ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat kegiatan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Banten Kementerian PUPR, Astri Paramita, menyatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kementerian PUPR saat ini menangani pembangunan empat Sekolah Rakyat di Provinsi Banten sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang inklusif,” katanya. (wis/mas/dam)