Pelajar SD Tangerang Raih Juara Umum Kompetisi Robotik Internasional di China

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Kasyaf Ibrahim Rahman Lubis, siswa kelas 3 SD Al-Ikhlas Cipondoh, Kota Tangerang, berhasil mencatatkan prestasi gemilang di ajang International Youth Robot Competition (IYRC) 2024 yang berlangsung di MSU-BIT University, Shenzhen, China. Ia meraih dua penghargaan sekaligus: juara utama “Champion” kategori Creative Design dan juara kedua kategori Safari Adventure.

Baca Juga :

Kompetisi bergengsi itu diikuti ratusan peserta dari berbagai negara, bahkan banyak yang berasal dari jenjang pendidikan lebih tinggi, seperti SMP dan SMA. Meski demikian, Kasyaf mampu mengungguli para pesaingnya berkat prototipe robot inovatifnya yang bertajuk “Smart Rescue”.

Robot Penyelamat yang Terinspirasi dari Danau Toba

Robot Smart Rescue dirancang untuk membantu mitigasi bencana, terinspirasi dari cerita tentang bencana alam di sekitar kampung halaman Kasyaf, Danau Toba.

“Saya ingin menyelamatkan banyak orang dengan robot ini, terutama di daerah yang rawan bencana,” ungkap Kasyaf, yang sejak kecil sering diajak berkeliling Danau Toba oleh keluarganya.

Keunikan lain dari presentasi Kasyaf adalah penyertaan budaya lokal. Ia mengenakan pakaian adat Toba dan memperkenalkan keindahan Danau Toba, termasuk sebagai lokasi event internasional F1 Powerboat. Hal ini menambah nilai budaya yang turut memukau dewan juri.

Baca Juga :

Dukungan Penuh dari Keluarga

Ayah Kasyaf, Bobby Rahman Lubis, mengungkapkan bahwa sejak dini Kasyaf diarahkan untuk mengembangkan minat di berbagai bidang, seperti olahraga, musik, dan robotik. Melihat antusiasme besar Kasyaf terhadap robotik, Bobby menyediakan dukungan penuh, termasuk mengikuti ekstrakurikuler robotik dan les privat di rumah.

“Rasa ingin tahunya sangat besar, dan ia selalu ingin mencari solusi untuk masalah yang ia temui. Kami mendukung sepenuhnya minat positif ini,” ujar Bobby.

Harapan Masa Depan

Bobby berharap karya Kasyaf dapat bermanfaat bagi bangsa dan menginspirasi anak-anak Indonesia lainnya untuk terus berinovasi. “Prestasi ini menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara maju di bidang teknologi,” tambahnya.

Kasyaf sendiri berharap bisa terus mengembangkan karyanya agar memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat. “Saya ingin Danau Toba dan Indonesia dikenal lebih luas di dunia internasional,” tutupnya. (mas/dam)

Photo : Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *