Musrenbang 2027, Pasar Kemis Dorong UMKM dan Pembangunan Berkelanjutan

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Kecamatan Pasar Kemis menetapkan arah pembangunan tahun anggaran 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Gedung Serba Guna Kecamatan Pasar Kemis, Rabu (21/1/2026). Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang.

Camat Pasar Kemis Nurhanudin menyampaikan bahwa proses Musrenbang telah diawali dari tingkat desa dan kelurahan, sehingga usulan yang dibahas merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat secara berjenjang. Ia juga mengapresiasi kehadiran berbagai pemangku kepentingan, termasuk anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan DPRD Provinsi Banten.

“Alhamdulillah Musrenbang berjalan lancar. Aspirasi masyarakat yang telah dihimpun dari desa dan kelurahan kini kita bahas bersama agar selaras dengan kebijakan pembangunan daerah,” ujar Nurhanudin.

Sesuai petunjuk teknis, Kecamatan Pasar Kemis menetapkan 50 usulan prioritas yang akan diperjuangkan pada Forum Perangkat Daerah tingkat Kabupaten Tangerang. Selain itu, usulan lain yang menjadi kewenangan desa, kelurahan, dan kecamatan tetap diakomodasi.

“Kami mengajukan 50 usulan prioritas untuk dibahas di forum perangkat daerah. Sementara usulan lain sesuai kewenangannya tetap kami dorong untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Nurhanudin menambahkan, sejalan dengan tema pembangunan daerah yakni optimalisasi sektor industri dan perdagangan serta pembangunan berkelanjutan, sebagian besar usulan Musrenbang Pasar Kemis diarahkan pada penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami menekankan penguatan UMKM agar lebih berdaya dan mampu menjadi penopang utama perekonomian di Kecamatan Pasar Kemis,” tambahnya.

Ia juga meminta masyarakat tetap optimistis karena aspirasi yang disampaikan akan terus diperjuangkan melalui sinergi dengan legislatif di tingkat kabupaten dan provinsi. Hal tersebut, kata dia, tercermin dari capaian pembangunan pada tahun anggaran 2026.

“Realisasi pembangunan di tahun 2026 cukup signifikan. Anggaran yang masuk ke Kecamatan Pasar Kemis hampir mencapai Rp60 miliar. Ini membuktikan bahwa aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum UMKM Kecamatan Pasar Kemis, Rahayu, mengapresiasi keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam Musrenbang. Menurutnya, kehadiran ruang promosi dan pameran produk UMKM dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung ekonomi kerakyatan.

“Kami berharap hasil Musrenbang ini melahirkan program yang mampu meningkatkan daya saing UMKM sehingga pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. (fit/dam)