Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Menjelang akhir program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Kabupaten Tangerang mencatatkan berbagai prestasi membanggakan. Salah satunya adalah capaian signifikan dalam penerimaan pajak daerah yang tumbuh 17 persen secara tahunan (year-on-year) hingga akhir Mei 2025, dengan total penerimaan sebesar Rp1,3 triliun, meningkat dari Rp1,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen kuat pimpinan daerah serta kolaborasi efektif antara Bapenda, para wajib pajak, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Ini menjadi kebanggaan bersama. Terlebih menjelang akhir program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, kita dapat melihat dampak positif terhadap pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat yang berjalan secara optimal,” ujarnya, Jumat (30/5/25).
Menurutnya, pertumbuhan penerimaan pajak memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk menjalankan berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
“Bapenda Kabupaten Tangerang juga terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menghadirkan kemudahan pembayaran pajak dan retribusi melalui sistem digital. Warga kini dapat membayar pajak kapan saja dan di mana saja lewat berbagai saluran seperti QRIS, Tokopedia, OVO, GoPay, LinkAja, Alfamart, Indomaret, BJB Digi, Kantor Pos, perbankan, dan berbagai platform e-commerce,” paparnya.
Berkat upaya digitalisasi tersebut, Kabupaten Tangerang berhasil meraih sejumlah penghargaan pada ajang Digiwara Award 2025, di antaranya:
Kategori Digitalisasi Penerimaan Daerah (QRIS, VA, Mobile Banking, dan e-commerce)
Belanja Daerah melalui KKPD (Kartu Kredit Pemerintah Daerah)
Implementasi Digital Terbaik pada seluruh OPD dan BLUD Puskesmas se-Provinsi Banten
Semetara itu, Kepala Bidang Pendataan, Penetapan, dan Penilaian Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Tangerang, Dwi Candra Budiman, menyebutkan bahwa kontributor terbesar dalam penerimaan pajak daerah masih berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Tahun ini juga mulai terlihat kontribusi baru dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang masuk langsung ke kas daerah secara real-time dan transparan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Bapenda saat ini tengah fokus mendukung optimalisasi layanan Samsat dan gerai pelayanan di kecamatan, termasuk menyosialisasikan kebijakan opsen kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah.
Salah satu warga Kecamatan Panongan, Ambarwati, menyampaikan apresiasinya atas kemudahan layanan yang diberikan Bapenda Kabupaten Tangerang. Saat ditemui di Gerai Pelayanan Publik Mall Ciputra, ia mengaku senang bisa mengakses layanan pembayaran pajak dengan lebih cepat dan nyaman.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Gerai ini sangat membantu. Ke depan saya akan manfaatkan QRIS supaya bisa bayar dari rumah saja. Saya juga mengapresiasi percepatan pembangunan, terutama perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau seluruh masyarakat untuk terus menjadi wajib pajak yang taat demi mendukung pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah. (fit/dam)