Serang, perisaitangerang.com – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten mencatat pertumbuhan kinerja pada Semester I Tahun 2026. Hingga semester I 2026, Bank Banten membukukan total aset sebesar Rp10,4 triliun, penyaluran kredit mencapai Rp5,9 triliun, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp6,8 triliun. Di tengah tekanan ekonomi global, Bank Banten juga mencatat laba bersih hingga Juni 2026 sebesar Rp21,3 miliar dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) berada di bawah 5 persen.
Kinerja tersebut disebut sejalan dengan upaya perbaikan di berbagai lini, mulai dari tata kelola perusahaan, peningkatan sumber daya manusia, hingga pengembangan bisnis.
“Kami meyakini Bank Banten ke depan akan semakin maju dengan dukungan semua pihak,” kata Gubernur Banten Andra Soni usai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Bank Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).
Andra Soni mengatakan Bank Banten diharapkan dapat menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang menopang ekosistem keuangan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten.
Ia juga mengajak seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten untuk mendukung penguatan Bank Banten.
“Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” pungkasnya.
Pada peringatan HUT ke-10 Bank Banten, turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Banten dengan Pemerintah Kota Cilegon serta RSUD Kota Cilegon terkait pemanfaatan produk dan layanan keuangan Bank Banten.
MoU ditandatangani oleh Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami, disaksikan Gubernur Banten Andra Soni dan Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen pengalihan saham Bank Banten kepada seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten.
“Ini adalah komitmen dari kami dalam rangka menindaklanjuti Perda No. 5 Tahun 2023. Untuk teknis pengalihan melalui penyerahan sebagian saham akan dilakukan tidak lama lagi dengan total saham 11,11 persen,” katanya.
Tokoh masyarakat sekaligus salah satu penggagas berdirinya Provinsi Banten, Embay Mulya Syarif, mengapresiasi capaian Bank Banten selama 10 tahun berdiri.
“Capaian ini tentunya harus terus ditingkatkan agar semakin baik lagi,” katanya.
Ia berharap Bank Banten semakin mendapat kepercayaan dan dukungan dari masyarakat Banten.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami mengatakan pertumbuhan positif yang diraih Bank Banten tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Banten.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten ini semakin maju lagi ke depannya, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten,” katanya. (wis/mas/dam)