Di Bawah Komando Oking Ganda Miharja, PERSADIN Pacu Transformasi Organisasi

Jakarta, perisaitangerang.com Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Advokasi Indonesia (DPN PERSADIN) menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi advokat yang semakin profesional, adaptif, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Kerja (Raker) DPN PERSADIN sebagai momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan strategis untuk menjawab dinamika dunia advokat dan perkembangan hukum nasional.

Rapat kerja yang berlangsung penuh semangat dan suasana kekeluargaan itu digelar di Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPN PERSADIN, jajaran Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, para Wakil Sekretaris Jenderal, serta seluruh pengurus inti DPN PERSADIN.

Selain menjadi forum evaluasi, rapat kerja juga menjadi wadah lahirnya berbagai gagasan strategis dari setiap bidang. Berbagai agenda prioritas dibahas secara komprehensif, mulai dari penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas dan kapasitas advokat, konsolidasi kepengurusan di berbagai daerah, pengembangan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, hingga perluasan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan hukum nasional.

Ketua Umum DPN PERSADIN, Dr. KRT. Oking Ganda Miharja, S.H., M.H., menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, melainkan dari kualitas pengabdian, soliditas kepengurusan, integritas, serta kontribusi nyata dalam memperjuangkan supremasi hukum dan memperluas akses keadilan bagi masyarakat.

“Melalui rapat kerja ini, DPN PERSADIN menegaskan komitmen untuk terus memperkuat organisasi secara berkelanjutan, membangun kepemimpinan yang profesional, mempererat sinergi antarwilayah, serta menghadirkan organisasi advokat yang adaptif, kredibel, dan memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum di Indonesia,” ujar Oking.

Ia menambahkan, tantangan profesi advokat ke depan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan regulasi, kemajuan teknologi, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan hukum yang profesional, berintegritas, dan mudah diakses. Karena itu, organisasi advokat dituntut terus berinovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Sepanjang pelaksanaan rapat, berbagai masukan konstruktif dari jajaran pengurus nasional mengemuka dan dibahas secara dinamis. Seluruh gagasan tersebut kemudian dirumuskan menjadi program kerja yang terukur, realistis, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian advokat kepada masyarakat.

Menurut doktor lulusan Universitas Jayabaya itu, rapat kerja juga menjadi momentum strategis untuk mempererat soliditas kepengurusan dan memperkuat kolaborasi lintas bidang dalam mewujudkan visi besar PERSADIN sebagai organisasi advokat yang modern, profesional, independen, dan berintegritas.

“Rapat kerja ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mempererat soliditas kepengurusan serta memperkuat sinergi antarbidang dalam mewujudkan visi besar PERSADIN sebagai organisasi advokat yang modern, profesional, independen, dan berintegritas,” paparnya.

Dengan mengusung semangat persatuan, profesionalisme, dan pengabdian, DPN PERSADIN optimistis mampu terus berkembang menjadi organisasi advokat yang kokoh, adaptif terhadap perubahan, serta berkontribusi nyata dalam memperkuat supremasi hukum dan menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (fit/dam)