Serang, perisaitangerang.com – Suasana Idulfitri 1447 Hijriah terasa hangat bagi anak yatim, duafa, dan masyarakat di Kota Serang yang merayakan Lebaran bersama Gubernur Banten, Andra Soni, di Gedung Negara Provinsi Banten, Sabtu (21/3/2026).
Usai melaksanakan salat Idulfitri, Andra Soni mengajak masyarakat, khususnya yatim piatu dan duafa, untuk datang ke Gedung Negara yang juga merupakan rumah dinas gubernur. Masyarakat pun tampak antusias hadir dan bersalam-salaman dalam suasana penuh kebersamaan.
“Bersama masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Ada juga masyarakat dari berbagai latar belakang yang turut menyampaikan selamat Idulfitri. Alhamdulillah antusiasmenya sangat tinggi,” ujar Andra Soni.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat Banten.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, saya mengucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” tambahnya.
Selain itu, Andra Soni mengapresiasi kelancaran arus mudik di wilayah Banten yang dinilai berjalan baik berkat kepatuhan masyarakat dan kerja keras petugas di lapangan.
“Meski terjadi peningkatan, Alhamdulillah mudik berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” ucapnya.
Pada momen tersebut, Gubernur juga memberikan santunan kepada anak yatim dan lansia serta mengajak mereka menikmati hidangan Lebaran bersama.
“Kita kedatangan anak-anak yatim dan lansia, makan ketupat bersama. Ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Gedung Negara terbuka untuk masyarakat sebagai ruang kebersamaan.
“Gedung ini adalah rumah rakyat. Sejak saya menjabat, tempat ini terbuka untuk masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menyinggung sejumlah program Pemerintah Provinsi Banten, seperti sekolah gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta yang akan diperluas ke Madrasah Aliyah swasta.
“Ini bagian dari upaya meningkatkan daya saing masyarakat Banten melalui pendidikan,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, suasana penuh kebahagiaan terlihat dari wajah anak-anak yatim dan lansia yang hadir. Salah satu warga, Saidah (86), mengaku senang dapat merayakan Lebaran bersama gubernur.
“Alhamdulillah senang sekali, dapat bingkisan juga. Ini berkah,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Eni Sunaeni (70) yang mengaku baru pertama kali merasakan suasana Lebaran bersama gubernur.
Sementara itu, Pengelola Yayasan Ummul Quro, Nurlelah (40), mengaku bersyukur anak-anak asuhnya dapat merasakan kebahagiaan di momen Idulfitri.
“Anak-anak sangat senang, ini pengalaman berharga bagi mereka,” katanya. (wis/mas/dam)