Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperkuat komitmennya dalam menjamin akses pendidikan yang merata bagi masyarakat. Melalui Program Sekolah Gratis yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026, Pemprov Banten telah memfasilitasi biaya pendidikan bagi 60.705 siswa jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Haul Haji Hasan Murtaba Dinata bin Sahari, Hajah Halimah, dan Hajah Susilawati binti Norin Suhadi di Lingkungan Poris, belum lama ini.
“Seluruh anak di Provinsi Banten harus dapat mengakses pendidikan hingga jenjang SMA atau sederajat. Saat ini, program Sekolah Gratis sudah menjangkau puluhan ribu siswa,” ujar Andra Soni, dikutip wartawan, Senin (5/1/26)
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan realisasi komitmen Pemprov Banten agar tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Kebijakan ini juga terinspirasi dari kepedulian tokoh pendidikan Kota Tangerang, Haji Turidi, yang dikenal konsisten membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan.
“Semangat kepedulian tersebut kami adopsi menjadi kebijakan pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain menyampaikan capaian program pendidikan, kehadiran Gubernur Andra Soni juga bertujuan mempererat silaturahmi dengan masyarakat Poris. Ia meminta doa dan dukungan agar senantiasa diberi kesehatan serta amanah dalam memimpin Provinsi Banten secara adil dan bersih dari korupsi.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026. Ia bersyukur situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Banten selama pergantian tahun berjalan kondusif.
Terkait kondisi cuaca, Andra Soni menyebut Pemprov Banten sempat menetapkan status Siaga Bencana sebagai langkah antisipasi, mengingat puncak curah hujan diperkirakan terjadi pada 30–31 Desember 2025.
“Alhamdulillah, pergantian Tahun Baru 2026 berjalan lancar,” ujarnya.
Acara haul tersebut digelar untuk mengenang tokoh masyarakat setempat. Almarhum Haji Hasan Murtaba Dinata dan Almarhumah Hajah Halimah merupakan orang tua Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaludin, sementara Almarhumah Hajah Susilawati binti Norin Suhadi merupakan istrinya.
Dalam sambutannya, Jamaludin mengenang orang tuanya sebagai sosok yang menanamkan nilai pentingnya pendidikan sejak dini.
“Orang tua kami selalu menekankan pentingnya pendidikan. Pada masanya, almarhum dikenal sebagai satu-satunya warga Poris yang menempuh pendidikan hingga Sekolah Pendidikan Guru Agama,” ujarnya. (rik/dam)