Serang, perisaitangerang.com – Gubernur Banten Andra Soni mendorong pengelola zakat, infak, dan sedekah agar menyalurkan dana zakat tidak hanya untuk bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri Peringatan Nuzulul Quran dan Gebyar Zakat yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten di Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang.
Menurutnya, zakat memiliki potensi besar sebagai modal usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Pemerintah Provinsi Banten berharap BAZNAS terus mengembangkan program zakat produktif. Kita ingin penerima zakat dapat menghasilkan sesuatu secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Andra, dikutip Wartawan, Rabu (11/3/2026).
Ia menilai potensi zakat di Provinsi Banten masih dapat dimaksimalkan melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan data BAZNAS Banten, sepanjang Januari hingga Desember 2025 dana zakat yang terhimpun mencapai Rp29,308 miliar dan telah disalurkan kepada 56.629 penerima manfaat.
Selain untuk pemberdayaan ekonomi, Andra juga mengapresiasi pemanfaatan dana zakat dalam bidang pendidikan. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Zakat yang diberikan sebaiknya tidak langsung habis, tetapi dikembangkan untuk membantu usaha yang dapat memenuhi kebutuhan hidup jangka panjang,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Prof. Wawan Wahyuddin menjelaskan bahwa penyaluran zakat dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat kepada delapan golongan penerima (asnaf).
Melalui momentum Gebyar Zakat tersebut, BAZNAS menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp1 miliar hingga Rp2 miliar yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak.
“Dana ini akan disalurkan kepada fakir miskin, mualaf, gharimin, ibnu sabil, dan fisabilillah agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wawan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni bersama istrinya Tinawati juga menunaikan zakat melalui BAZNAS secara langsung. Ia turut menyerahkan santunan kepada pramukantor di lingkungan Pemprov Banten serta masyarakat kurang mampu di sekitar kawasan KP3B.
Salah satu penerima bantuan, Syenal (29), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu untuk keperluan anak dan istri menjelang hari raya,” katanya. (wis/mas/dam)