Pemprov Banten Sosialisasikan Nilai Antikorupsi ke Pelajar SMK

Pandeglang, perisaitangerang.com – Pemerintah Provinsi Banten memberikan pembekalan pendidikan antikorupsi kepada siswa SMK Negeri 7 Pandeglang guna menanamkan nilai integritas sejak usia sekolah.

Kegiatan tersebut diinisiasi Pemprov Banten bersama Forum Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas (FORPAK-API) dalam rangka Festival Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Pandeglang, Kemarin.

Sekretaris Inspektorat Provinsi Banten, Syafitri Muhayati, mengatakan pendidikan integritas penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki karakter jujur dan bertanggung jawab.

“Integritas adalah keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan. Nilai ini penting dimiliki pelajar agar terbiasa bersikap jujur, disiplin, dan berani mengatakan kebenaran,” ujar Syafitri yang juga menjabat Ketua FORPAK-API saat memberikan materi kepada para siswa.

Ia menjelaskan, sejumlah perilaku tidak jujur di lingkungan sekolah kerap dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan, kebiasaan tersebut dapat membentuk perilaku yang berpotensi mengarah pada tindakan koruptif.

Menurutnya, tindakan seperti menyontek saat ujian, titip absen, plagiarisme tugas, hingga memalsukan tanda tangan merupakan contoh perilaku tidak jujur yang perlu dihindari sejak dini.

“Perilaku kecil seperti itu bisa merusak kepercayaan, menghambat kemampuan diri, dan membentuk kebiasaan yang tidak baik,” katanya.

Syafitri menambahkan, sekolah merupakan tempat strategis dalam membangun generasi berintegritas. Selain memberikan pengetahuan akademik, sekolah juga berperan dalam membentuk karakter siswa.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan berbagai nilai integritas seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. (wis/mas/dam)