Pelantikan GMNI, Tekankan Advokasi untuk Rakyat

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang periode 2026–2028 resmi dilantik di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang, Senin (2/3/2026).

Pelantikan mengusung tema “Kembali Kepada Amanat Penderitaan Rakyat” yang menegaskan komitmen organisasi untuk menjalankan peran advokasi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, yang mewakili Wali Kota Tangerang, menyampaikan harapannya agar GMNI tetap progresif dan menjaga idealisme organisasi.

“Pengurus yang dilantik harus memahami anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) agar arah perjuangannya jelas dan tidak menyimpang,” ujarnya.

Ia berharap DPC GMNI Kota Tangerang dapat menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.

Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, Dede Maulana Faisal, turut mengapresiasi pelantikan tersebut. Ia berharap GMNI dapat berperan aktif mengawal kebijakan pemerintah serta menyerap aspirasi masyarakat.

“Selamat kepada Bung Elwin Mendrofa dan seluruh pengurus DPC GMNI Kota Tangerang. Harapannya, GMNI dapat menjadi organisasi yang mengawal kebijakan pemerintah Kota Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Kota Tangerang, Elwin Mendrofa, menyatakan organisasi akan fokus pada isu-isu yang menjadi keresahan masyarakat.

“Tema pelantikan ini menegaskan bahwa keresahan masyarakat akan menjadi kerja-kerja organisasi pada periode 2026–2028,” katanya.

Elwin menyebut sejumlah persoalan yang menjadi perhatian, di antaranya pengelolaan sampah, pendidikan, dan pembangunan. Menurutnya, isu-isu tersebut perlu mendapat pengawalan serius agar tidak merugikan masyarakat.

Untuk itu, GMNI Kota Tangerang akan mengedepankan langkah advokasi serta mendorong gagasan dan rekomendasi kepada instansi pemerintah terkait.

“Upaya yang akan dilakukan salah satunya advokasi, serta mendorong berbagai ide dan gagasan di setiap instansi pemerintahan,” pungkasnya. (dam)