Banten, perisaitangerang.com – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan para kepala desa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa, khususnya terkait pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan. Hal itu disampaikan saat menghadiri Evaluasi Tugas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Efisiensi Anggaran Desa Kabupaten Tangerang Tahun 2025, belum lama ini.
“Semuanya harus siap mempertanggungjawabkan SPJ, harus transparan dan taat aturan,” ujar Andra Soni, dikutip wartawan, Senin (24/11/25).
Gubernur juga menyoroti pemanfaatan aplikasi Jaga Desa yang diluncurkan kejaksaan sebagai instrumen pemantauan pengelolaan dana desa. Aplikasi tersebut diharapkan dapat mendorong transparansi sekaligus mencegah potensi penyimpangan. Menurutnya, penguatan sistem pengawasan perlu terus dilakukan mengingat beberapa kepala desa di Banten pernah berhadapan dengan persoalan hukum.
Di hadapan para peserta, Andra Soni turut menjelaskan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang berfokus pada pembangunan dan peningkatan jalan desa sebagai upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi.
“Kalau ingin Indonesia maju, mulai dari desa. Desa adalah tulang punggung pembangunan,” jelasnya.
Gubernur menambahkan bahwa alokasi anggaran harus memperhatikan wilayah yang membutuhkan, termasuk desa-desa di Kabupaten Tangerang, Serang, Lebak, dan Pandeglang.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemprov Banten untuk menaikkan Bantuan Keuangan Desa (BankeuDes) secara bertahap.
“Tahun 2026, InsyaAllah dari 100 juta naik menjadi 120 juta. Ini komitmen kami dan akan terus ditingkatkan,” katanya.
Selain itu, Andra Soni menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor untuk memperkuat pendapatan daerah. Dengan 66 persen PKB menjadi bagian fiskal kabupaten/kota, peningkatan penerimaan dapat memberikan ruang lebih besar bagi pembangunan desa.
Terakhir, Gubernur memuji sinergi dengan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dalam berbagai sektor. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengembangan sekolah negeri baru dan peningkatan layanan dasar masyarakat.
“Pemkab Tangerang memiliki fiskal kuat, namun wilayahnya luas sehingga perlu kerja keras yang konsisten. Saya bersyukur Bupati selalu ada untuk masyarakat bahkan menjaga kebugarannya dengan rutin bermain bola,” pungkasnya. (wis/mas/dam)