Forwat Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Daerah

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Forum Wartawan Tangerang (Forwat) menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 bertajuk Bersama Insan Media Mengawal Pembangunan Daerah di Vila Hijau, Pandeglang, Banten, Jumat hingga Minggu (26–28/12/2025).

Kegiatan tersebut menjadi ajang evaluasi dan penguatan solidaritas wartawan yang tergabung dalam Forwat, sekaligus penegasan komitmen insan pers dalam mengawal pembangunan daerah.

Refleksi akhir tahun diikuti oleh sejumlah jurnalis anggota Forwat. Dalam suasana kebersamaan, para peserta berdiskusi, berbagi pengalaman liputan, serta membahas berbagai tantangan jurnalistik yang dihadapi sepanjang tahun 2025.

Ketua Forwat, Andi Lala, mengatakan kegiatan refleksi akhir tahun bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarwartawan.

“Refleksi akhir tahun ini kami bangun dalam suasana kekeluargaan. Dari sinilah kekuatan Forwat tumbuh, saling menguatkan, saling mengingatkan, dan tetap satu barisan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Andi Lala.

Ia menegaskan, Forwat akan terus menjalankan perannya sebagai wadah wartawan yang aktif mengawal pembangunan daerah melalui kerja jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

“Keberadaan Forwat bukan sekadar nama organisasi. Kami akan terus turun ke lapangan, menyerap aspirasi masyarakat, mengawal kebijakan publik, dan memastikan pembangunan daerah berjalan,” tegasnya.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, wartawan dituntut untuk tetap menjaga independensi, integritas, serta profesionalisme dalam menyajikan informasi kepada publik.

Rangkaian kegiatan refleksi akhir tahun diisi dengan diskusi, tukar gagasan, dan penguatan kapasitas wartawan. Kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi untuk memperkuat soliditas dan kekompakan anggota Forwat ke depan.

Melalui Refleksi Akhir Tahun 2025, Forwat menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai mitra kritis pembangunan daerah, sekaligus menjaga peran pers sebagai pilar demokrasi. (rik/dam)