Dari Seminar Hukum Nasional Hingga Beasiswa Subsidi 18 Miliar : Sinergi UNDHI dan Bupati Tangerang

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Tangerang kembali ditegaskan melalui sinergi antara Universitas Dharma Indonesia (UNDHI) dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. UNDHI resmi meluncurkan Program 1.000 Beasiswa Subsidi khusus bagi masyarakat Kabupaten Tangerang dengan total nilai mencapai Rp18 miliar.

Peluncuran program tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Rektor UNDHI Dr. Agus Prihartono, serta Ketua Pembina YPKM sekaligus pemilik Kampus UNDHI, H. Patwan Siahaan, bersama sejumlah tamu undangan lainnya. Sebelumnya, UNDHI dan Pemkab Tangerang juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Hukum Nasional Fakultas Hukum UNDHI bertema “Anotasi KUHAP dan KUHP Terbaru” yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Tangerang, Sabtu (28/2/2026). Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Dosen Hukum Pidana FH Universitas Islam Indonesia Prof. Dr. Mudzakir, S.H., M.H. Staf Pengajar Hukum Acara FH Universitas Indonesia Dr. Febby Mutiara Nelson, S.H., M.H., serta Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Ardito Muardi, S.H., M.H., yang diwakili Yayan Sirait, SH, MH. Diskusi dipandu oleh Dr. Muh Nasir, S.H., M.Hum Dosen Pasca Sarjana UNDHI.

Kegiatan akademik tersebut menjadi pembuka agenda strategis UNDHI yang tidak hanya berfokus pada penguatan keilmuan, tetapi juga pengabdian nyata kepada masyarakat. Para peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, praktisi, advokat dan masyarakat umum memperoleh wawasan mendalam terkait pembaruan KUHAP dan KUHP sebagai fondasi hukum nasional.

Momentum tersebut sekaligus menegaskan sinergitas antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan tinggi di Kabupaten Tangerang.

Program 1.000 Beasiswa Subsidi menjadi wujud konkret kolaborasi tersebut. Dengan total dana Rp18 miliar dan kuota terbatas bagi 1.000 mahasiswa, program ini dirancang inklusif tanpa batasan usia maupun status. Lulusan baru, karyawan, masyarakat umum, hingga aparatur sipil negara memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan.

Rektor UNDHI, Dr. Agus Prihartono, menjelaskan bahwa beasiswa subsidi ini juga diperuntukkan bagi guru yang belum linier, ASN untuk kebutuhan kenaikan golongan, anggota TNI/Polri, serta tenaga kesehatan.

“Program ini menunjukkan bahwa UNDHI hadir sebagai kampus yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi profesional masyarakat,” ujarnya.

Ketua Pembina YPKM sekaligus pemilik lembaga Kampus UNDHI, H. Patwan Siahaan menyampaikan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Pria yang dikenal sangat konsen dalam bidang pendidikan ini juga menegaskan kesiapan UNDHI untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang melalui program beasiswa dan penguatan kualitas akademik.

“Dengan kolaborasi strategis antara Pemkab Tangerang dan UNDHI, Program 1000 Beasiswa Subsidi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu pendidikan masyarakat. Program senilai 18 miliar rupiah ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga wujud kepedulian nyata dalam membangun generasi unggul dan berdaya saing di Kabupaten Tangerang,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNDHI dalam mendukung peningkatan kualitas SDM melalui peluncuran program beasiswa tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Dharma Indonesia atas program 1.000 beasiswa subsidi bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Ini adalah bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, program ini membawa dampak signifikan bagi masyarakat, mulai dari meringankan beban ekonomi keluarga, memperluas akses pendidikan tinggi, hingga mendukung visi pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas.

Ia pun mengajak para lulusan SMA/SMK sederajat di Kabupaten Tangerang untuk memanfaatkan peluang tersebut.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai keterbatasan biaya menjadi alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan,” pungkasnya. (fit/dam)