Bogor, perisaitangerang.com – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Advokasi Indonesia (DPW PERSADIN) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) I yang berlangsung di M-One Hotel, Bogor, Sabtu (10/1/2026).
Muswil perdana itu dihadiri anggota dewan pendiri organisasi advokat Persatuan Advokasi Indonesia (PERSADIN) Edi Utama, S.H., M.A., Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERSADIN Dr. KRT Oking Ganda Miharja, S.H., M.H., Sekjen PERSADIN Nur Mariyah Yazid, S.H., M.H., Ketua Bidang Anugerah Dachi, S.H., M.H., serta jajaran pengurus pusat lainnya. Juga dihadiri Caretaker Ketua DPW PERSADIN Jawa Barat Yandri Varian, S.H., M.H.
Muswil menjadi forum strategis organisasi dengan agenda utama pembentukan struktur kepengurusan DPW PERSADIN Jawa Barat, yang dilaksanakan melalui sidang pleno dan diakhiri dengan penetapan kepengurusan.
Melalui rapat pleno, tim formatur secara resmi menetapkan susunan kepengurusan DPW PERSADIN Jawa Barat untuk masa bakti 2026–2031. Dalam pleno tersebut, Ahmad Yazid, S.H., M.H. terpilih sebagai Ketua DPW PERSADIN Jawa Barat.
Ketua Umum DPN PERSADIN, Dr. KRT Oking Ganda Miharja, dalam sambutannya menyampaikan bahwa terbentuknya DPW Jawa Barat merupakan langkah penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi secara nasional.
“Jawa Barat memiliki posisi strategis dan jumlah advokat yang besar. Saya berharap kepengurusan DPW yang baru dapat menjaga soliditas, menjunjung tinggi etika profesi, serta aktif memperjuangkan marwah advokat di daerah,” ujarnya.
Ia juga berharap DPW PERSADIN Jawa Barat dapat menjadi mitra strategis masyarakat dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas.
Sementara itu, Ketua Panitia Muswil, Albertho mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Muswil berlangsung lancar dan demokratis sesuai tata tertib yang telah disepakati.
“Muswil pertama ini menjadi momentum awal pembentukan fondasi organisasi PERSADIN di Jawa Barat agar dapat segera menjalankan program kerja dan melayani anggota,” katanya.
Dengan berakhirnya Muswil I tersebut, DPW PERSADIN Provinsi Jawa Barat resmi memasuki masa kepemimpinan baru untuk periode 2026–2030. (dam)