Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Asrama Haji Grand El Hajj di Cipondoh, Kota Tangerang, resmi melayani keberangkatan dan pemulangan jemaah haji pada musim haji 1447 H/2026.
Keberadaan fasilitas ini membuat jemaah, khususnya dari wilayah Tangerang Raya, tidak lagi harus berangkat melalui Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Lokasinya yang dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinilai memberikan kemudahan dari sisi waktu dan akses.
Pemerintah Kota Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian Haji dan Umrah, serta Kementerian Agama memastikan kesiapan pelayanan bagi jemaah.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa kehadiran asrama haji tersebut menjadi momentum peningkatan layanan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, pada tahun ini menjadi momentum yang sangat membahagiakan bagi kita semua. Dengan hadirnya Asrama Haji Grand El Hajj, para jemaah tidak perlu lagi menuju Asrama Haji Pondok Gede, sehingga proses pelayanan menjadi lebih dekat, mudah, dan nyaman,” ujar Sachrudin saat mendampingi Gubernur Banten dalam pelepasan jemaah haji di Masjid Raya Al-A’zhom, Rabu (22/4/2026).
Ia juga mengimbau para jemaah untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Jajaran Pemkot Tangerang menyampaikan rasa syukur dan doa terbaik untuk seluruh jemaah. Kami berharap, perjalanan ini tidak hanya membawa bapak dan ibu ke tanah suci, tetapi juga membawa perubahan menuju pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih dekat kepada Allah SWT,” lanjutnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyempurnakan fasilitas asrama haji tersebut.
“Alhamdulillah fasilitas ini sudah difungsikan. Mungkin belum maksimal, tapi insyaAllah perlahan-lahan Kementerian Haji dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Banten, ini segera selesai, rampung, dan manfaatnya semakin baik untuk kita semua,” ujarnya.
Kemudahan layanan juga didukung dengan fasilitas fast track keimigrasian. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Samsudin, menjelaskan bahwa layanan tersebut mempercepat proses keberangkatan jemaah.
“Jemaah akan difasilitasi dengan proses fast track, sehingga tidak terlalu lama menunggu proses imigrasi dan langsung diterima di Saudi Arabia,” jelasnya.
Berdasarkan data, sebanyak 9.192 jemaah haji asal Banten akan diberangkatkan pada musim haji 2026 dalam 24 kelompok terbang (kloter). Dari jumlah tersebut, 1.567 jemaah berasal dari Kota Tangerang.
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada 80 jemaah berisiko tinggi, termasuk lanjut usia dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu. Jemaah tertua tercatat berusia 82 tahun, sedangkan yang termuda berusia 13 tahun.
Dengan beroperasinya Asrama Haji Grand El Hajj, diharapkan pelayanan keberangkatan dan pemulangan jemaah haji asal Banten menjadi lebih efektif, efisien, dan nyaman. (mas/dam)