Wagub Banten: Enam Periode Menjabat Tak Lepas dari Peran Media

Tangsel, perisaitangerang.com – Wakil Gubernur Banten H. Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi peran media dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara potong tumpeng dalam rangka HUT ke-13 Koran Harian Tangerang Raya yang dirangkaikan dengan Pelatihan Jurnalistik, Tangerang Raya Award 2026, serta masih dalam momen peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kamis (12/2/26).

Dalam kesempatan itu, Wagub Dimyati menegaskan dukungannya terhadap peran pers sebagai pilar demokrasi. Menurutnya, insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pers harus terus menjaga integritas dan profesionalisme. Pemerintah Provinsi Banten mendukung penuh peningkatan kapasitas jurnalis agar mampu menghadirkan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.

Wagub Dimyati juga memaknai kata “PERS” sebagai singkatan yang memiliki arti mendalam. Huruf P, menurutnya, adalah Penegak kebenaran dan keadilan. Artinya, media berperan melawan hoaks dengan menyampaikan informasi yang aktual dan empiris demi menghadirkan kebenaran kepada masyarakat.

Huruf E dimaknainya sebagai Ekspresi. Ia menilai ekspresi yang disampaikan wartawan harus bertanggung jawab dan sesuai kode etik. Jika terdapat pelanggaran, Dewan Pers memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan.

Selanjutnya, huruf R adalah Rakyat. Pers disebutnya sebagai jembatan yang menyambungkan lidah, mata, dan telinga rakyat kepada pemerintah. “Media menjadi penghubung aspirasi masyarakat, dan itu sangat penting,” tuturnya.

Wagub Dimyati mengaku memiliki kedekatan dengan insan pers. Ia menyebut media sebagai sumber informasi penting dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Saya tidak terasa enam periode menjadi pejabat negara, berkat media. Kerja sama dan kolaborasinya konstruktif. Tanpa media, citra dan informasi tidak akan tersampaikan dengan baik,” paparnya.

Ia menambahkan, banyak kebijakan pembangunan yang diketahuinya berawal dari informasi media. Setiap isu yang muncul kerap diteruskannya kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera ditindaklanjuti.

“Pers secara tidak langsung adalah pahlawan tanpa jasa. Yang mendapat nilai bupati atau wali kota, padahal yang menyampaikan informasi adalah wartawan,” ujarnya.

Huruf terakhir, S, dimaknainya sebagai Social Control atau kontrol sosial. Menurutnya, pers turut melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

“Bukan hanya aparat penegak hukum yang mengawasi, wartawan juga mengawasi. Jika ada pejabat yang enggan diwawancarai, tentu menjadi pertanyaan,” imbuhnya.

Wagub Dimyati juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas kontribusinya dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Sementara itu, Pimpinan Umum Koran Harian Tangerang Raya, Helmy Halim, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kepala daerah dan perwakilan yang mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Yang saya hormati Wakil Gubernur Banten Bapak H. Achmad Dimyati Natakusumah, Wali Kota Tangerang Selatan yang diwakili Asda III, Wali Kota Tangerang yang diwakili Kadis Kominfo, serta Bupati Tangerang,” ujar Helmy.

Ia menegaskan, pelatihan jurnalistik dan literasi media menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan era digital, khususnya dalam menghadapi maraknya disinformasi dan hoaks.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Forum Pimred Multimedia, Bernadus Wilson Lumi, menekankan bahwa peringatan HPN 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat solidaritas dan kompetensi jurnalis multimedia di tengah disrupsi teknologi.

Kegiatan pelatihan jurnalistik dan literasi media 2026 tersebut diisi dengan pemaparan materi seputar etika jurnalistik, verifikasi informasi, hingga strategi pemberitaan berbasis digital. Para peserta juga diajak memahami pentingnya penerapan standar jurnalistik sesuai kode etik dan regulasi yang berlaku.

Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Banten itu berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. (wis/dam)