Sekda Banten Warning Direksi BUMD: Jangan Tinggalkan Masalah

Serang, perisaitangerang.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Banten di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (12/10/2026).

Ketiga BUMD tersebut adalah PT Banten Global Development (BGD), PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), dan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Banten.

Deden mengatakan, pertemuan tersebut digelar untuk memberikan arahan kepada jajaran direksi dan komisaris yang baru. Ia menegaskan, seluruh BUMD milik Pemprov Banten harus menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

“Kami sengaja mengumpulkan untuk memberikan arahan kepada direksi dan komisaris yang baru,” ujar Deden.

Dalam pertemuan tersebut, Deden didampingi Inspektur Provinsi Banten Sitti Ma’ani Nina yang juga menjabat Komisaris PT BGD, Kepala Bappeda Provinsi Banten Babar Suharso yang juga Komisaris PT Jamkrida Banten, serta Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten Ismail.

Deden berharap, pergantian jajaran direksi dan komisaris dapat membawa perubahan positif sekaligus meningkatkan kinerja masing-masing perusahaan. Ia meminta para pengurus menjalankan tugas sesuai harapan Gubernur Banten Andra Soni dan masyarakat.

“Kami berharap mereka dapat bekerja sesuai dengan harapan Pak Gubernur Banten, Bapak Andra Soni, dan juga harapan dari seluruh masyarakat Provinsi Banten,” tuturnya.

Menurut Deden, sesuai arahan Gubernur Banten Andra Soni, Pemprov Banten akan memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan dan perkembangan seluruh BUMD miliknya.

Keberadaan komisaris sebagai perwakilan Pemprov Banten di masing-masing perusahaan diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan serta memastikan jajaran direksi menjalankan perusahaan secara terarah dan sesuai tujuan.

Deden juga mengingatkan seluruh direksi dan komisaris agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, jajaran pengurus harus mampu menyelesaikan persoalan perusahaan dan tidak meninggalkan masalah yang dapat menghambat perkembangan BUMD.

“Jangan sampai direksi dan komisaris justru menambah masalah dan meninggalkan masalah ketika sudah tidak lagi menjabat,” tandas Deden.

Untuk itu, ia meminta jajaran direksi dan komisaris bersikap tegas dalam menangani berbagai persoalan di masing-masing perusahaan. Setiap masalah harus segera ditindaklanjuti agar tidak menjadi beban bagi perusahaan pada kemudian hari.

Selain menekankan pengawasan dan tanggung jawab, Deden memastikan ruang komunikasi dan koordinasi antara jajaran BUMD dan Pemprov Banten terbuka. Para direksi dan komisaris diminta tidak ragu menyampaikan kendala maupun persoalan yang membutuhkan pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Jika ada persoalan atau sesuatu yang harus didiskusikan, maka dapat langsung disampaikan ke Pemprov,” tuturnya.

Deden menambahkan, keberadaan BUMD tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan perusahaan. BUMD juga harus mampu memberikan manfaat nyata dan seluas-luasnya bagi masyarakat Provinsi Banten.

Menurutnya, keberhasilan BUMD tidak hanya diukur dari laba yang dihasilkan, tetapi juga dari kontribusi dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Dengan begitu, bukan hanya kehadiran Pemprov Banten yang dirasakan masyarakat, tapi juga BUMD-BUMD-nya,” tegas Deden.

Sementara itu, Direktur PT Jamkrida Banten, Nizar, menyambut baik pola komunikasi dan koordinasi yang dibangun Pemprov Banten dengan jajaran BUMD. Menurutnya, komunikasi yang efektif dapat mempermudah koordinasi sekaligus memberikan kejelasan arah dalam menjalankan kegiatan usaha.

“Sehingga kami lebih terarah dengan jelas,” ujarnya.

Nizar berharap dukungan Pemprov Banten terhadap perkembangan BUMD dapat terus ditingkatkan. Ia optimistis, komunikasi dan koordinasi yang semakin baik akan mendorong BUMD milik Pemprov Banten tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Dengan pola yang sekarang, dukungan dari Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, Pak Sekda, dan jajaran Pemprov, kami optimistis dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi,” tegas Nizar. (wis/mas/dam)