Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Unit Reskrim Polsek Cipondoh berhasil mengamankan dua pria yang terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu pada Rabu (20/11/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Kedua pelaku ditangkap bersama sejumlah barang bukti sabu yang sudah siap diedarkan.
Penangkapan ini berawal dari informasi warga terkait adanya transaksi sabu di kawasan Perumahan Poris Indah, Cipondoh. Tim Resmob yang dipimpin Iptu Amin Isrofi, S.H., langsung melakukan pengecekan dan menemukan dua pria berinisial Adul dan Aken dengan gerak-gerik mencurigakan.
Setelah dibuntuti hingga sebuah kontrakan di Gang Jambul, Kampung Alas Tua, petugas memastikan keduanya membawa sabu. Dalam penggeledahan, ditemukan sebuah dompet putih berisi satu klip besar sabu, empat klip kecil sabu, dua telepon genggam, dan satu pipet.
Adul mengakui sabu tersebut dibeli dari kawasan Kampung Ambon seharga Rp3.500.000.
“Iya pak, sabunya saya beli lima gram di Kampung Ambon. Rencananya mau dipakai dan dijual lagi,” ujar Adul.
Sementara rekannya, Aken, mengaku membantu menjual sabu tersebut.
“Saya cuma bantu jual saja. Dibayar tergantung hasil, paling lima puluh sampai dua ratus ribu,” ucapnya.
Keduanya berencana memecah sabu menjadi paket kecil seharga Rp100 ribu dan Rp200 ribu untuk dijual kembali.
Kapolsek Cipondoh, AKP Yudha Prakoso, S.I.K., M.A., membenarkan penangkapan tersebut.
“Para pelaku dan barang bukti sudah kami amankan. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui jaringan pemasoknya,” katanya.
Para tersangka dijerat Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap peredaran narkotika.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang proaktif memberikan informasi melalui call center 110 atau layanan aduan WhatsApp 0822-11-110-110. Sinergi ini penting dalam upaya bersama memberantas narkoba demi melindungi generasi muda,” tegasnya. (mas/dam)