Pemprov Banten Gelar TTG ke-20, Inovasi Lokal Didorong Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten menggelar Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-20 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di Ecoplaza Citra Raya, Kabupaten Tangerang, tersebut dibuka langsung oleh Kepala DPMD Provinsi Banten, Gunawan Rusminto, Rabu (2/9/2026).

Penyelenggaraan TTG ke-20 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2010 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Teknologi Tepat Guna.

Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mendorong pengembangan dan penyebarluasan inovasi serta produk unggulan daerah agar dapat dimanfaatkan masyarakat dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan.

Kepala DPMD Provinsi Banten Gunawan Rusminto mengatakan, berbagai karya, temuan, dan produk inovatif yang dihasilkan daerah perlu diperkenalkan secara luas.

Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti sebagai gagasan, tetapi harus terus dikembangkan dan diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa daerah memiliki produk-produk yang bisa dimanfaatkan, baik sebagai solusi teknologis maupun temuan inovatif yang berguna,” ujar Gunawan.

Gunawan menilai, kemajuan daerah dan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, seperti jumlah gedung dan infrastruktur yang dibangun. Kemajuan juga ditentukan oleh kemampuan daerah menggali potensi lokal dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong potensi desa dan berbagai inovasi yang telah dihasilkan agar dikelola secara optimal. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan manfaat ekonomi dan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain menjadi wadah apresiasi terhadap karya dan inovasi daerah, kegiatan Gelar TTG juga diharapkan dapat memperkuat jejaring serta kerja sama antar daerah. Juara pertama tingkat provinsi nantinya berkesempatan mewakili Provinsi Banten pada ajang TTG tingkat nasional.

“Kami berharap ini bisa menjadi semacam titik balik bagi desa maupun daerah untuk terus maju demi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi yang dampaknya bisa disebarluaskan ke seluruh daerah, bahkan menjangkau wilayah-wilayah lainnya,” paparnya.

Pemprov Banten optimistis penyebarluasan informasi dan praktik baik atau best practices dapat mendorong daerah lain mengadopsi inovasi yang telah berhasil diterapkan.

“Langkah tersebut diharapkan memperkuat sinergi antar daerah sehingga inovasi dan potensi lokal dapat berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Gunawan juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tahunan tersebut. Ia menekankan bahwa ajang TTG bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk menampilkan hasil karya, kreativitas, dan inovasi nyata masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada seluruh pihak yang berpartisipasi, di mana kegiatan ini menjadi bukti nyata kreativitas masyarakat desa dalam melahirkan inovasi yang solutif,” ujar Gunawan.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang, H. Syaifullah, yang hadir mewakili Bupati Tangerang, menyampaikan rasa bangga dan sambutan hangat kepada seluruh kontingen, perwakilan inovator, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Ia mengapresiasi semangat para peserta yang hadir untuk memamerkan karya terbaik mereka. Menurutnya, para inovator merupakan motor penggerak dalam memajukan kemandirian ekonomi daerah melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang aplikatif bagi masyarakat.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Gelar TTG ke-20 Tingkat Provinsi Banten di Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini adalah ajang promosi yang luar biasa untuk menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki keunggulan dan inovasi terbaiknya,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi teknologi tepat guna di tingkat masyarakat.

“Melalui Gelaran TTG ke-20 ini, kami berharap lahir karya-karya inovatif baru yang tidak hanya mandiri secara teknologi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi kerakyatan serta kesejahteraan masyarakat desa di Provinsi Banten,” pungkas Syaifullah. (fit/dam)