Momentum HUT Kabupaten Tangerang dan Hari Santri, BAZNAS Santuni Yatim dan Dhuafa

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tangerang menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim dan kaum dhuafa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang dan Hari Santri Nasional 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Tangerang pada Kamis (22/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tangerang, H. Achmad Nawawi, mengatakan penyaluran santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus komitmen lembaganya dalam memastikan dana umat memberikan manfaat bagi para penerima yang berhak.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tangerang.

“Apresiasi kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS,” ungkap Nawawi.

Menurut Nawawi, bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya meringankan beban penerima, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“Kami berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban penerima, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong mereka menuju kehidupan yang lebih mandiri,” tambahnya.

Ia menjelaskan, BAZNAS Kabupaten Tangerang terus mendorong program pemberdayaan masyarakat agar para mustahik atau penerima zakat memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup dan membangun kemandirian ekonomi.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, yakni “Terus Bergerak, Semakin Berdampak”. Melalui pengelolaan zakat yang optimal, BAZNAS berharap manfaat yang diberikan dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan, khususnya oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Nawawi menambahkan, transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran menjadi aspek penting dalam pengelolaan serta penyaluran dana umat. Menurutnya, prinsip-prinsip tersebut diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas manfaat zakat.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Tangerang berupaya memperkuat peran zakat tidak hanya sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, para mustahik diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup hingga memiliki kemandirian ekonomi dan, pada akhirnya, berkesempatan menjadi muzaki yang turut membantu sesama.

“Melalui momentum HUT ke-394 Kabupaten Tangerang dan Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Kabupaten Tangerang berharap semangat kepedulian, solidaritas, dan gotong royong terus tumbuh demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” pungkasnya. (fit/dam)