Halbil dan Terapi Qur’an, Wali Kota Dorong Keseimbangan Spiritual

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan Tablig Akbar, Halal Bihalal (Halbil), dan Terapi Qur’an yang diselenggarakan Yayasan Al Malik bersama Lembaga Tazkiyatun Nafs dan Terapi Qur’an (TNT).

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan Halal Bihalal bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi momentum untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat keimanan.

“Pertemuan hari ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat keimanan dan ketenangan hati melalui Al-Qur’an,” ujar Sachrudin saat memberikan sambutan di Masjid Raya Al-A’zhom, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Hj. Mamah Dedeh dan diikuti ratusan jemaah muslimah yang tampak antusias dan khidmat mengikuti rangkaian acara.

Mengusung tema “Dekat di Mata, Dekat di Hati, Jauh Berada, Yuk Silaturahmi”, Sachrudin menyampaikan bahwa di tengah dinamika kehidupan perkotaan, masyarakat dihadapkan pada tantangan menjaga ketenangan batin.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dipahami, dirasakan, dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui terapi Qur’an, kita diajak kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber ketenangan hidup,” lanjutnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pelayanan publik, tetapi juga pada pembinaan karakter dan nilai spiritual masyarakat.

“Kami menyadari bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga pembinaan nilai-nilai spiritual. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pembinaan mental masyarakat,” jelasnya.

Melalui momentum Halal Bihalal tersebut, Sachrudin juga mengajak masyarakat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

“Banyak persoalan kota yang harus kita hadapi bersama, mulai dari sampah, pendidikan, keluarga, hingga ekonomi. Dengan hati yang bersih, iman yang kuat, dan kebersamaan yang erat, insya Allah kita mampu mengatasinya bersama menuju Kota Tangerang yang lebih maju dan berakhlakul karimah,” tutupnya. (mas/dam)