GKMNU Luncurkan Program Cegah Stunting Perspektif Agama di Kabupaten Serang

SERANG | PT – Gerakan Keluarga Masyarakat Nahdlatul Ulama (GKMNU) resmi meluncurkan program Cegah Stunting Perspektif Agama (CSPA) melalui serangkaian kegiatan di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya stunting, terutama di desa-desa yang rentan terhadap masalah ini.

Baca Juga :

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Daerah GKMNU Kabupaten Serang, Gus Alvi Ruzabady, menyampaikan harapannya bahwa program CSPA dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berharap program CSPA ini mampu menanamkan pentingnya pencegahan stunting melalui pendekatan agama, sehingga tidak hanya mengedukasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak-anak di Kabupaten Serang,” katanya, dikutip wartawan, Senin (11/11/24).

Alvi menekankan bahwa penanganan stunting tidak hanya dilakukan pada bayi, tetapi juga perlu dimulai sejak remaja dan calon pengantin (Catin). Dengan menjaga pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi, pasangan yang sehat akan memiliki keturunan yang sehat pula.

“Jika orang tua sehat, anak-anaknya juga akan tumbuh sehat,” tambah Alvi.

Program ini mencakup berbagai pelatihan, seperti: Pelatihan kader desa untuk penguatan keluarga sadar stunting, Peningkatan kapasitas kader posyandu, Penguatan kelembagaan posyandu, Pelatihan peer educator untuk siswa penggerak CSPA, serta Workshop dengan pemangku kepentingan sekolah terkait CSPA, termasuk bimbingan remaja dan bimbingan pra-nikah.

“Kami berharap sosialisasi ini membawa dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Serang, sehingga tercipta generasi penerus yang sehat dan cerdas,” tutup Alvi. (hed/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *