Cilegon, perisaitangerang.com – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusuma, menghadiri kegiatan Ngeround Catur yang diselenggarakan Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Cilegon, Minggu (5/7/2026). Dalam kesempatan itu, Dimyati menyampaikan bahwa olahraga catur mengandung filosofi kebersamaan dan pentingnya saling membantu.
Menurut Dimyati, tidak ada bidak catur yang dapat bergerak dan memenangkan permainan tanpa dukungan bidak lainnya.
“Filosofinya, harus saling membantu,” kata Dimyati.
Ia menjelaskan, setiap bidak memiliki peran yang saling melengkapi, baik saat menyusun strategi menyerang maupun bertahan.
“Demikian juga dalam strategi bertahan, semua harus saling menjaga,” ungkapnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Seorang komandan tidak bisa berjalan sendirian. Semua harus berkolaborasi, catur mengajarkan untuk tidak hidup secara eksklusif,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengcab Percasi Kota Cilegon, Hasan Saidan, mengatakan kegiatan ngeround diikuti 26 peserta yang berasal dari seluruh Pengcab Percasi kabupaten/kota di Provinsi Banten, masing-masing mengirimkan dua peserta.
“Sebanyak 10 peserta merupakan atlet catur Kota Cilegon yang akan berlaga pada Porprov Banten tahun 2026,” kata Hasan.
Salah seorang peserta, Ratnasari (24), mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, ngeround menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding menghadapi berbagai karakter lawan.
“Selain silaturahmi, ngeround seperti ini menambah skill karena bisa bertemu dengan berbagai lawan dengan berbagai karakter,” kata Ratna.
Ratna merupakan pengurus Pengcab Percasi Kota Serang sekaligus atlet catur yang akan memperkuat Kota Serang pada Porprov Banten 2026. Ia juga pernah meraih peringkat ketujuh pada Malaysian Chess Festival 2018. (wis/mas/dam)