Pandeglang, perisaitangerang.com – Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan sejumlah program strategis pemerintah pusat dan daerah yang dinilai mulai berdampak pada sektor pertanian, khususnya di Provinsi Banten.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Haul ke-22 Abuya Bustomi di Pondok Pesantren Al-Hidayah Cisantri, Desa Curugbarang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Senin (20/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Andra Soni menyoroti kebijakan pengendalian harga pupuk serta upaya menjaga stabilitas harga hasil panen yang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
“Alhamdulillah, sejak kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto, harga pupuk mulai dikendalikan dan harga hasil panen dijaga, sehingga petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi juga terus dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Perlahan-lahan irigasi dibangun, sehingga pertanian semakin produktif dan petani semakin semangat dalam menanam,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut tercermin dari meningkatnya nilai tukar petani di Provinsi Banten serta daya beli masyarakat desa.
“Ini menjadi indikator bahwa kondisi ekonomi petani kita semakin membaik, yang tadinya mereka menanam harus meminjam uang, kemudian saat panen ternyata hasil panennya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan,” ujarnya.
“Tapi saat ini alhamdulillah satu tahun pertama Pak Presiden Prabowo, nilai tukar petani di Provinsi Banten naik signifikan dan semoga ini bisa terus berlanjut,” tambahnya.
Meski demikian, Andra Soni menegaskan pembangunan daerah memerlukan dukungan semua pihak, termasuk ulama dan tokoh masyarakat.
“Saya mohon doa dari para kiai, alim ulama, dan seluruh masyarakat agar kami diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjalankan amanah membangun Provinsi Banten,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mengurangi ketimpangan wilayah, termasuk melalui pembangunan infrastruktur desa.
“Pemprov Banten juga turun menangani jalan-jalan desa atau jalan-jalan kampung. Tujuannya agar masyarakat desa, masyarakat petani, bisa ikut tumbuh seperti masyarakat perkotaan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dalam membangun daerah.
“Mari kita bersama-sama membangun Provinsi Banten menuju Banten maju, adil merata, bebas korupsi,” pungkasnya. (wis/mas/dam)