Pemudik Sebut Gubernur Banten Andra Soni Pemimpin Merakyat

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Ketua Ikatan Keluarga Gunung Kidul Yogyakarta, Edi Sudirman, menilai Andra Soni sebagai sosok pemimpin yang merakyat dan dekat dengan masyarakat.

Penilaian tersebut disampaikan Edi saat memberikan sambutan pada acara pelepasan peserta Mudik Bebarengan IKG Tahun 2026 di area parkir CBD Mall Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (15/3/2026) subuh.

Menurut Edi, kesediaan gubernur hadir sejak pagi untuk melepas para peserta mudik menuju Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, menjadi bukti kedekatan pemimpin daerah dengan masyarakat. Ia mengatakan, Andra Soni juga sempat duduk bersama dan berbincang dengan warga yang berada di lokasi keberangkatan.

“Beliau pemimpin yang merakyat dan peduli terhadap masyarakat,” ujar Edi.

Ia juga mengajak masyarakat Banten, khususnya para peserta Mudik Bebarengan IKG, untuk mendoakan agar gubernur senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam memimpin Provinsi Banten.

Sementara itu, Andra Soni mengucapkan selamat jalan kepada para peserta mudik serta berharap mereka dapat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Menurutnya, mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia yang selalu dinantikan menjelang Lebaran. Ia juga menilai kegiatan Mudik Bebarengan IKG menjadi bukti kekompakan warga asal Gunung Kidul yang merantau di berbagai daerah.

“Banten adalah tempat kita berkarya, tetapi jangan lupa kampung halaman,” ujar Andra Soni.

Ia juga mengingatkan para pemudik, termasuk sopir dan kru bus, agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Jangan ugal-ugalan di jalan. Semoga semua berangkat dan kembali ke Banten dengan sehat dan selamat,” pesannya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Mudik Bebarengan IKG 2026, Saimo, mengatakan jumlah peserta mudik tahun ini mencapai 1.570 orang. Mereka merupakan warga asal Kabupaten Gunung Kidul yang merantau di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Para peserta diberangkatkan menggunakan 31 bus dari dua titik keberangkatan, yakni Kota Tangerang dan Kota Bekasi. Sebanyak 22 bus berangkat dari area parkir CBD Mall Ciledug, sedangkan 9 bus lainnya dari Kota Bekasi.

Menurut Saimo, program mudik bersama ini bertujuan memudahkan para perantau asal Gunung Kidul untuk pulang ke kampung halaman dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Kegiatan ini untuk membantu saudara-saudara kami sesama perantau dari Gunung Kidul agar bisa mudik dengan lebih mudah,” pungkasnya. (fit/dam)