Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung pendidikan keagamaan terus diperkuat. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meresmikan bangunan Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) di Pondok Pesantren Ishlaahul Ummah, Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Jumat (9/10/2026).
Pembangunan asrama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan sarana pendidikan keagamaan yang layak, aman, dan nyaman bagi para santri. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar sekaligus membentuk generasi penerus bangsa yang berilmu dan berakhlak mulia.
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pembangunan asrama pesantren bukan sekadar menyediakan tempat tinggal, melainkan juga mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter calon pemimpin masa depan.
“Harapan kami, gedung ini betul-betul menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak generasi penerus. Di sinilah mereka ditempa menjadi kader-kader pemimpin masa depan, baik pemimpin formal maupun informal, yang memiliki berilmu dan berakhlak mulia,” ujar Maesyal.
Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang terus memperluas program pembangunan Aspontren secara bertahap. Pada 2025, program tersebut telah direalisasikan di 44 pondok pesantren. Sementara pada 2026, pemerintah daerah menetapkan 150 pondok pesantren di 18 kecamatan sebagai penerima program pembangunan asrama.
Menurutnya, program tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan keagamaan.
Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada para kiai, pimpinan yayasan, ustaz, ustazah, serta seluruh pihak yang telah memberikan masukan dan dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut.
“Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah harus terus kita jalankan, kita jaga, dan kita tingkatkan. InsyaAllah, pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Tangerang akan terus kita upayakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tandasnya.
Melalui program Aspontren, Pemkab Tangerang berharap semakin banyak pondok pesantren memiliki fasilitas yang memadai. Dengan demikian, para santri dapat menuntut ilmu dalam lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan sehat, sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Tangerang, Haidir, menjelaskan bahwa program Aspontren difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana pondok pesantren, terutama penyediaan tempat tinggal yang layak bagi para santri.
“Pondok Pesantren Ishlaahul Ummah merupakan salah satu penerima program pembangunan Aspontren tahun 2025. Adapun pada 2026, Pemkab Tangerang telah menetapkan 150 pondok pesantren sebagai penerima program pembangunan asrama,” ungkap Haidir.
Manfaat program tersebut turut dirasakan para santri. Ahmad Munawar, salah seorang santri Pondok Pesantren Ishlaahul Ummah, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan asrama yang dinilainya memberikan kenyamanan dan keamanan lebih baik selama menuntut ilmu.
“Alhamdulillah, saya bersama teman-teman sekarang tidak perlu khawatir lagi tidur dalam kondisi yang kurang nyaman. Kami bisa lebih tenang dan merasa lebih terjamin. Kami berharap program seperti ini terus dilanjutkan karena manfaatnya sangat kami rasakan, terutama bagi santri di pelosok daerah,” ungkapnya. (fit/dam)