Tangsel, perisaitangerang.com – Sebanyak 329 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah diperbaiki melalui Program Bedah Rumah tahun 2026. Setiap rumah mendapat bantuan senilai Rp75 juta untuk mendukung perbaikan hunian agar lebih layak, sehat, dan aman.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, program tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Yang kita lakukan bukan hanya memperbaiki rumah, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman. Ke depan tentu kita berharap jumlah penerima manfaat dapat terus meningkat,” ujar Benyamin dalam keterangannya, dikutip Wartawan, Kamis (27/8/2026).
Menurut Benyamin, rumah yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pemerintah terus mendorong penanganan rumah tidak layak huni secara berkelanjutan.
Program perbaikan RTLH diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), masyarakat miskin, serta penyandang disabilitas yang tidak produktif, sesuai ketentuan dalam Peraturan Wali Kota tentang Pedoman Pelaksanaan Perbaikan RTLH.
Bantuan Rp75 juta per rumah diberikan dalam bentuk bahan bangunan serta jasa atau tenaga kerja. Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Tangerang Selatan Aries Kurniawan mengatakan, seluruh target perbaikan rumah tahun 2026 telah direalisasikan.
“Target bedah rumah tahun 2026 sebanyak 329 unit dan Alhamdulillah sudah terealisasikan seluruhnya,” ujar Aries.
Sebanyak 329 rumah tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Pondok Aren sebanyak 77 unit, Serpong 56 unit, Ciputat 49 unit, Pamulang 40 unit, Ciputat Timur 37 unit, Serpong Utara 38 unit, dan Setu 32 unit.
Melalui program tersebut, Pemkot Tangsel terus berupaya menyediakan hunian yang lebih layak bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. (mas/dam)