Sachrudin Sampaikan Tiga Isu Strategis ke Kemendagri

Kota Tangerang, perisaitangerang.com – Wali Kota Tangerang H. Sachrudin memanfaatkan Forum Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah (Reboan) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyampaikan tiga isu strategis yang dinilai memerlukan dukungan pemerintah pusat. Ketiga isu tersebut meliputi penguatan kapasitas fiskal daerah, pengelolaan sampah berkelanjutan, dan penguatan pemerintahan berbasis digital.

Aspirasi tersebut disampaikan Sachrudin saat mengikuti forum yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri secara daring dari Ruang Rapat Wali Kota, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (5/8/2026).

“Kami berharap adanya penguatan dukungan Pemerintah Pusat, terutama dalam peningkatan kapasitas fiskal untuk percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan, pengembangan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta penyempurnaan kebijakan dan layanan pemerintahan berbasis digital,” ujar Sachrudin.

Menurut dia, kemandirian fiskal daerah harus diimbangi dengan dukungan pemerintah pusat, baik melalui pendanaan, regulasi, maupun pemanfaatan teknologi.

Sachrudin menjelaskan, dukungan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) menjadi faktor penting untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam mempercepat pembangunan.

Selain itu, ia juga menilai penyederhanaan regulasi, kepastian kebijakan, penguatan pembinaan, serta integrasi sistem informasi dan layanan digital diperlukan agar tata kelola pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar setiap kebijakan dapat diterapkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Produk Hukum Daerah Kemendagri, Imelda, mengapresiasi berbagai capaian Pemerintah Kota Tangerang, terutama dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Menurut Imelda, Kota Tangerang sebagai daerah penyangga ibu kota telah menunjukkan kinerja yang baik melalui berbagai program prioritas, sehingga layak menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya.

“Kota Tangerang sebagai kota penyangga ibu kota memiliki banyak program prioritas dan capaian yang baik, termasuk SPBE. Ini perlu terus ditingkatkan dan dapat menjadi role model bagi daerah lain. Saya ikut bangga menjadi warga Kota Tangerang,” ujar Imelda.

Forum Reboan merupakan agenda rutin Ditjen Otda Kemendagri yang mempertemukan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia untuk membahas dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah. Aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut akan ditindaklanjuti oleh kementerian atau lembaga terkait maupun menjadi bahan pembahasan pada pertemuan berikutnya. (mas/dam)