Kabupaten Tangerang Salurkan Rp 27,4 Miliar untuk Koperasi Desa/Kelurahan

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mulai menerima penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp 27,4 miliar untuk 274 desa dan kelurahan. Penyerahan dilakukan pada Sabtu (6/12) di Hotel Yasmin, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan, Kabupaten Tangerang memiliki 246 desa dan 28 kelurahan, yang seluruhnya telah membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai wadah penguatan ekonomi masyarakat. Ia menyebutkan, tahap pertama penyaluran CSR telah dilakukan kepada 60 KDKMP pada Kamis (16/10/2025). Pada tahap kedua ini, pemerintah kembali menyalurkan CSR kepada 214 KDKMP.

“Total yang telah disalurkan selama tahun 2025 sebanyak 274 desa/kelurahan, dengan nominal keseluruhan Rp 27,4 miliar. Ini merupakan CSR dari para pengembang di Kabupaten Tangerang, salah satunya PIK 2,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal itu menjelaskan, setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menerima Rp 100 juta untuk modal usaha. Dana tersebut digunakan untuk pengelolaan dan operasional koperasi, termasuk penyediaan komoditas kebutuhan masyarakat seperti sembako, peternakan, pertanian, dan gas LPG 3 kg.

“Ini khusus untuk pemberdayaan masyarakat Kabupaten Tangerang. Setiap koperasi diberikan anggaran pengelolaan atau modal usaha sebesar Rp 100 juta,” ujarnya.

Selain memberikan modal usaha, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga meluncurkan Aplikasi Penatausahaan KDKMP sebagai bentuk modernisasi tata kelola. Melalui aplikasi tersebut, pencatatan keuangan, administrasi, laporan usaha, dan monitoring koperasi dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan bahwa koperasi dikelola secara profesional dan mampu berkembang sesuai kebutuhan zaman,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, mengapresiasi program tersebut karena dinilai mampu menggerakkan ekonomi di tingkat desa. Ia menambahkan, ke depan akan dilakukan pembangunan fisik Gerai KDMP, termasuk kantor koperasi dan gudang logistik.

“Ini merupakan kolaborasi untuk membesarkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tangerang agar dapat berjalan optimal. CSR sebesar Rp 100 juta per desa dan kelurahan diharapkan bisa dimaksimalkan sambil menunggu pembangunan gerai,” ujarnya.

Farida juga menyebutkan bahwa meski Kabupaten Tangerang merupakan daerah industri, wilayah ini memiliki potensi pertanian, termasuk budidaya bawang merah yang telah diuji coba dan dinyatakan berhasil. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan sebagai unit usaha koperasi.

“Ini bisa menjadi salah satu potensi desa yang harus didorong. Jika diperbesar, produksi bawang merah dapat memenuhi kebutuhan daerah lain selain untuk konsumsi lokal,” pungkasnya. (fit/dam)