Kosambi Permai Dilalap Api, 20 Gudang Terbakar

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Kebakaran besar melanda kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Sedikitnya 20 bangunan gudang terbakar dalam kejadian tersebut.

Kobaran api terlihat membesar dari kawasan pergudangan, disertai kepulan asap hitam tebal yang membubung dan terlihat dari kejauhan.

Kondisi tersebut membuat warga di sekitar lokasi panik. Sejumlah kendaraan berukuran besar yang berada di sekitar kawasan juga dipindahkan untuk mengantisipasi api merambat ke bangunan lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, proses pemadaman masih berlangsung.

Selain memadamkan kobaran api, petugas melakukan pembasahan terhadap bangunan di sekitar titik kebakaran. Langkah itu dilakukan untuk mencegah api merambat dan meluas ke bangunan lainnya.

“Yang sudah terbakar itu sebanyak 20. Tinggal saat ini teman-teman sedang membasahi gudang-gudang yang belum terbakar,” jelas Taufik, Rabu (16/9/2026).

Petugas juga belum dapat memastikan jenis gudang maupun barang yang tersimpan di dalam bangunan yang terbakar. Kondisi sejumlah bangunan yang telah runtuh membuat proses identifikasi belum dapat dilakukan.

“Karena pada saat itu kondisi gudang sudah ambruk. Jadi belum ketahuan nih gudang-gudang apa, isinya juga sudah kebakar,” ujarnya.

Untuk menangani kebakaran, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Penanganan juga mendapat dukungan dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta dan pengelola Kawasan Pergudangan Kosambi Permai yang turut mengerahkan armada pemadam.

Armada tambahan juga dikerahkan dari sejumlah pos pemadam kebakaran terdekat, yakni Mauk, Pasar Kemis, Sepatan, dan Kosambi.

“Dan sekarang lagi dalam perjalanan armada tambahan dari pos damkar terdekat, dari pos damkar Mauk, Pasar Kemis, Sepatan dan Kosambi,” kata Taufik.

Hingga proses pemadaman berlangsung, belum ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.

Petugas masih melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi untuk memastikan api terkendali serta mencegah munculnya titik api baru.

Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui. BPBD masih memprioritaskan penanganan di lokasi, sedangkan penyebab kejadian akan diketahui melalui proses penyelidikan lebih lanjut.

“Sementara ini kami masih fokus dalam penanganan. Untuk penyebab masih belum ditemukan,” pungkasnya. (tmn/dam)

Photo : Istimewa