Wabup Intan Ajak UMKM Naikkan Nilai Tambah Olahan Ikan

Kab Tangerang, perisaitangerang.com – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri sekaligus menutup Lomba Inovasi Menu Berbahan Baku Ikan Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Wabup Intan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus berinovasi mengembangkan variasi menu olahan berbahan baku ikan serta memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produknya agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan.

“Ibu-ibu harus kreatif, kembangkan terus berbagai variasi menu berbahan ikan. Selain mengikuti lomba, juga harus terus belajar digital marketing supaya produk olahan ikan bisa dipasarkan lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga,” ujar Wabup Intan.

Menurutnya, potensi sumber daya perikanan Kabupaten Tangerang harus dimanfaatkan secara optimal melalui berbagai inovasi olahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui peningkatan konsumsi ikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan usaha olahan hasil perikanan yang bernilai tambah.

“Kabupaten Tangerang kaya akan sumber daya ikan karena memiliki wilayah laut dan jenis ikan yang beragam. Saya berharap kegiatan ini juga bisa menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui konsumsi ikan di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Wabup Intan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

“Kegiatan ini bisa memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan berbagai produk olahan ikan yang bernilai tambah dan bisa membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya berorientasi pada kemenangan lomba, tetapi juga berbagi pengetahuan dengan kader Posyandu, PKK, dan kelompok masyarakat lainnya agar semakin banyak keluarga mampu menyajikan menu sehat berbahan baku ikan.

“Insya Allah juara 1, 2, dan 3 bisa berbagi ilmu dengan kader-kader Posyandu, kader PKK, dan kader Dahsyat agar mereka juga mampu menyajikan menu sehat berbahan baku ikan. Semoga kegiatan seperti ini bermanfaat untuk menambah wawasan dan koleksi menu sehat berbahan ikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, mengatakan lomba tersebut bertujuan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan menjadi menu yang bergizi, sehat, aman, dan menarik, sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani berkualitas.

Selain itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk memberdayakan kelompok masyarakat agar mampu mengembangkan usaha olahan ikan yang memiliki nilai tambah dan daya saing sehingga dapat menciptakan peluang usaha serta meningkatkan pendapatan keluarga melalui diversifikasi produk olahan perikanan.

“Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang tergabung dalam 20 kelompok, terdiri atas kelompok dari desa kolaborasi program pengentasan kemiskinan ekstrem, desa mandiri pangan, kelompok masyarakat, serta desa ramah perempuan dan peduli anak,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan berbagai inovasi menu berbahan baku ikan yang tidak hanya bermanfaat bagi pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha mikro yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun pemenang Lomba Inovasi Menu Berbahan Baku Ikan Tahun 2026, yakni Kelompok Laguna Rasa sebagai Juara I dengan nilai 89, Kelompok Bina Karya Makmur sebagai Juara II dengan nilai 88, dan Kelompok Srikandi Mandiri sebagai Juara III dengan nilai 87. (fit/dam)